Sbobet – Di sisi paling atas, sebuah tenda besar didirikan sebagai tempat makan dan ruangan multiguna. Ada pula tenda khusus yang berfungsi sebagai musala. Di area bawah, sebuah panggung atau amfiteater berlantai bambu dengan ornamen dan kursi kayu melengkapi kawasan perkemahan itu.Di panggung ini, api unggun yang ditaruh di atas wajan besar mampu menghangatkan tubuh saat malam semakin larut dan udara bertambah dingin. Pertunjukan musik atau pemutaran film pun bisa ditampilkan. Pengunjung juga disuguhi aneka sajian kuliner lokal, seperti nasi merah, buntil, sayur lodeh, dan geblek. Sebagai penghangat. ada penganan rebusan, seperti pisang, ubi, kacang, plus minuman kopi dan jahe. Bilik—bilik kamar mandi pun tak kalah nyaman. Ada pancuran dan toilet duduk serta dinding warna—Warni. Yang tak kalah istimewa, area ini punya toilet bergaya tradisional yang berada di seberang area tenda di wilayah Kulonprogo. Menteri Pariwisata, Arief Yahya, meresmikan lokasi ini pada 14 Februari lalu. De Loano dianggap sebagai sebenar-benarnya nomadic tourism atau wisata yang berpindah-pindah, karena kemahnya ada di Purworejo, toiletnya ada di Kulonprogo.