Mungkin masuk akal untuk mengatakan bahwa yang pertama kali terjadi lebih merupakan kejadian mental dari pada kejadian fisik? Gagasan tantang kejadian mental yang menghasilkan efek fisika mungkin pada awal nya tampak kontra intuitif, tetapi kenyataan nya itu adalah sesuatu yang kita alami sepanjang waktu.

misalnya apa yang terjadi ketika gagasan mucul dalam benak saya seperti aku hanya harus mengulurkan tangan nku dan membelai pipinya merupakan sebuah denyutan yang melontarkan sebuah sinaps dalam otak saya, sesuatu seperti aliran listrik yang menggerakan saraf lengan dan tangan saya bergerak.

Bisakah contoh sehari-hari ini mengatakan kepada kita segalanya tentang asal usul cosmos, awal sebuah dorongan pasti berasal dari suatu tempat, tetapi di mana, dalam sejarah sebagian anak-anak tidakkah kita merasa terheran-heran ketika pertama kali melihat kristal tercetus dasar solusi, sebuah dorongan di peras keluar dari satu demensi ke dimensi yang berikutnya.

Dalam sejarah kami akan bagai mana bagi sebaian besar tokoh sejarah yang cemerlang menjelaskan tentang lahirnya alam semesta, Tradisi misterius dari nirmateri ke materi dengan cara sedemikian rupa. mereka membayakan sebuah dorongan keluar dari dimensi yang berbeda memasuki yang ini dan mereka telah memahami dimensi yang lain itu sebagi pikiran Tuhan.

Padahal, mereka yang mempraktikkan ini (seperti Aminah Wadud dkk) ada beberapa kelemahan, di antaranya: Pertama, memahami agama dengan sudut pandang feminisme yang diadopsi dari pengalaman wanita di Barat. Sehingga, apa yang tidak cocok dengan wordlview feminisme, maka akan ditolak atau disesuaikan dengannya.

Kedua, anti otoritas. Pendapat jumhur ulama diabaikan, malah pendapat yang nyeleneh diagungkan. Ketiga, tidak memahami ranah tsawabit (hal permanen) dan mutaghayyirat (bersifat dinamis) dalam agama sehingga pendapatnya diramu sesuai dengan syahwat sendiri yang penting Islam harus disesuakan dengan zaman

Bahkan, masjid-masjid yang friendly dengan LGBT di Amerika dan Eropa juga tak lupa diangkat oleh Denny yang disebut sebagai komunitas progresive muslim. Semua contoh-contoh yang dikemukakan sama sekali tidak mewakili pemahaman Islam yang sesungguhnya. Semoga kalin dapat faedahnya  setelah apa yang sudah di jabarkan di atas. Dan artikel ini dari   http://988poker.me/   Terimakasi.