Letak Geografis dan Provinsi

Republik Korea atau Korea bagian Selatan dengan Ibu Kota Seoul yang terletak di antara Jepang dan RRC (Republik Rakyat Tiongkok). Seoul merupakan pusat pemerintahan, Politik, Budaya, Ekonomis, dan Jalur transportasi sejak enam abad yang lalu, yang menjadikan kota Internasional ini sebagai kehidupan di Korea Selatan, atau Agen Sbobet ingin mengulasnya lebih jauh tentang Iklim dan Festifal apa saja yang terkenal di Negara K-Pop ini !!

Iklim Yang ada di Korea Selatan

Seperti Negara Negara di Asia Timur Jauh, Korea Selatan Memiliki Empat Musim. Maret hingga Mei adalah Musim Semi, Juni Sampai Agustus biasanya udara panas dan diambil Hujan (Musim Panas). September Sampai November di Anggap Sebagai “Waktu Terbaik Tahun Ini” Karena daun berubah Warna Menjadi Oranye Gelap Kecoklatan.

Yang Menandakan Musim Gugur, Kemudian, Desember-Januari – Febuari adalah Musim dingin yang kadang kala dilepaskan Salju. Berikut perkiraan rata-rata Suhu udara (dalam derajat Celcius) di Seoul dan Busan. Selama Musim Gugur di anggap Waktu yang paling tepat, Menurut Saya Negara Ini Tetap dapat di kunjungi sepanjang tahun karena Setiap masa Memiliki Ciri Khas Tersendiri. Musim Puncak biasanya berlangsung Saat Musim Panas dan dingin karena Bertepatan dengan Waktu Liburan Seluruh dunia, Tapi Tidak Berarti Tidak Mungkin Mengunjungi Ke Korea Selatan Pada Periode Tersebut.

Festival Tahunan Yang Ada di Korea Selatan

Korea Selatan Menggelar Festival -Festival Tahunan di adakan Sesuai dengan Musim Yang Sedang berlangsung. Pada Musim Semi ada dua Cuaca yang di Tunggu Tunggu baik Oleh Turis Maupun Masyarakat Setempat, Yaitu Mystic Sea Parting Festival dan Hampyeong Butter Fly Festival. Festival Kedua Tersebut Berada di Jeollana -Apakah, Provinsi Yang Berada di Arah Barat daya Seoul.

Mystic Sea Parting Festival atau yang Lebih Terkenal dengan Nama Musa ‘Miracle adalah Fenomena alam kompilasi udara yang berada di antara Pulau Jindo dan Modo Terbelah Menjadi menyisakan menghubungkan jalur berpasir Sepanjang 2,8 Kilometer dengan Lebar 40 Meter dengan Lebar 40 Meter dengan Lebar 40 Meter yang bisa di lalui . Peristiwa yang menyiarkannya Laut yang Serupa dengan cerita Nabi Musa di Kitab Suci terjadi hanya dalam Waktu Satu jam dapat membuat orang tidak mau ketinggalan melihat kejadian yang langka dan berbondong bondong menyusuri lintasan yang diharapkan tersebut.