Kepala Berita Ini Muncul Di Sunday Times

KEPALA BERITA INI MUNCUL DI SUNDAY TIMES pada Februari 2005. Kisah itu menceritakan Sir Martin Rees, bangsawan astronomi Inggris, berkata, “Lebih dari beberapa dekade komputer telah berkembang dari hanya mampu menciptakan pola-pola sangat sederhana hingga menjadi mampu menciptakan dunia-dunia maya dengan banyak detail.

Jika kecenderungan itu berlanjut, kita bisa bayangkan komputer yang akan menciptakan dunia-dunia yang mungkin bahkan serumit dunia yang kita tinggali sekarang ini. Ini membangkitkan pertanyaan filosofis: bisakah kita sendiri berada di dalam sebuah stimulasi seperti itu dan bisakah apa yang kita pikir adalah alam semesta menjadi semacam kubah surga daripada hal yang nyata? Dalam beberapa hal kita mungkin bisa menjadi ciptaan lebih dari stimulasi itu.

Kisah yang lebih luas telah membuar para ilmuwan terkemuka di seluruh dunia semakin tertarik Prediksi Bola Jitu Terpercaya oleh tingkat kehalusan mengagumkan yang penting bagi kita untuk berkembang. Dan, ini membuat mereka bertanya-tanya apa yang nyata sesungguhnya.

Akhir-akhir ini perkembangan ilmu pengetahuan, novel-novel, dan film-film telah membuat kita terbiasa dengan gagasan bahwa kebiasaan sehari-hari yang kita anggap sebagai kenyataan bisa jadi merupakan sebuah “kenyataan virtual”. Philip K. Dick, yang mungkin adalah penulis pertama yang memulai gagasan ini dalam budaya pop, sangat tegas dalam kearifan yang berhubungan deng keadaan-keadaan pengganti dan dimensi sejajar.

Novelnya, Da Androids Dream of Electric Sheep? difilmkan sebagai Blade Runner Film-film lain dengan tema seperti ini termasuk Minority Report juga berdasarkan sebuah buku karya Dick-Total Recall, The Truman Show dan Eternal Sunshine of the Spotless Mind. Namun yang terhebat adalah The Matrix. alam The Matrix polisi jahat yang menakutkan menpelindung dalam dunia maya yang kita mengendalikan kita dari tujuan jahat mereka sendiri.

Setidakan sebagian, ini merupakan cerminan dari ajaran sekolah-seko) Misteri dan perkumpulan-perkumpulan rahasia. Meski semmakhluk hidup di balik cadar ilusi merupakan bagian dari hiera endapan dari pikiran Tuhan, beberapa memperlihatkan ambivaleno.

Sebut kenyataan unab moral yang mengganggu. Ini adalah makhluk-makhluk yang dialami orang-orang dani dunia kuno sebagai dewa-dewa mereka, roh dan iblis. KENYATAAN BAHWA BEBERAPA ILMUWAN TERNAMA mulai me lihat lagi kemungkinan-kemungkinan dalam cara yang sangat kuno untuk melihat pada kosmos merupakan tanda yang mendukung.