988sport – Akhirnya setelah malam tiba, kami tiba di sebuah desa kecil setelah mendadak hujan lebat. karena tetap mempertahankan gaya hidup asli dan tradisional. Inilah kunjungan saya pertama saya dan sejujurnya saya merasa agak cemas. Pemandu saya thomas jarot seorang anggota organisasi lingkungan dab sebagai menuda dari suku kenya memperkenalkan saya.

Saya dapat menyimpulkan bahwa penebangan hutan besar, sedang terjadi di pedalaman. Di tengah jalan saya sempat bergantiaan sampai kecil, disebut sampan panjang, dan terus berlayar ke hulu. Akhirnya kami mendarat setelah melalui sejumblah jeram berputar dan kemudian kemudian mengendarakan jeep salama dua jam melewati jalan kayu gelondongan coklat kemerahan yang menembus hutan itu.

Penerbangan empat jam mengantarkan saya ke serawak yang terletak di sebelah negara malaysia, serawak yang terletak di sebelah utara borneo pulau penduduk asli yang di tapati hutan tropis yang rimbun. Sudah sepuluh tahun berlalu sejak pertama kali mengijinkan kaki di serawak kunjungan ke dua saya adalah lima tahun sesudah nya sejak itu citra perempuan asli serawak tetap bersameyam di hati saya.

Sarawak adalah negeri bersungai besar maupun kecil yang mengaliri hutan yang hijau dan berfungsi sebagai peganti jalan. Saya naik sampan menuju utara sungai baram. Dalam sampan saya juga ikut seorang perempuan lain, keduaa lubang teling nya tertarik ke bawah karena lama di ganduli giwang dan leher tangan nya di tato menurut tatacara tradisional, Seorang ibu yang menggendong bayi nya di punggung kranjang berwarna warni.

Berupa manik hitam dan kuning dan beberapa orang gadis berpakaina gaya mutakir mengenakan kaos jeans mengungkapkan perubahan yang sedanng terjadi di serawak. Dalam Wisata sungai inilah pertama kali saya melihat desa terdiri atas rumah panjang, yang unik di serawak kemudian, sebuah kamp perkayuan dengan tumpukan kayu gelondongan yang di tumpuk tinggi mulai muncul di hadapan. Rakit kayu sepenjang seratus meter mengambang perlahan di sunga sarat berlumpur